Yu Cari Tahu Tutorial Cara Mengaktifkan Domain yang Sudah Expired Tanpa Mengeluarkan Uang Banyak!


Memiliki website yang informatif dan bermanfaat merupakan keinginan banyak orang yang aktif didalam dunia penulisan website. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan sebuah website yang diinginkan. Salah satunya adalah masalah ‘domain’.

Domain merupakan hal yang harus kamu ketahui sebelum memulai sebuah website. Pasalnya, beberapa orang yang ingin membuat sebuah website tidak mengerti mengenai pentingnya domain. Domain sendiri adalah alamat website. Alamat website harus dibuat mudah diingat dan menarik untuk dikunjungi. Ketika kita membuat nama domain sesuai dengan apa yang diinginkan bukan berarti domain tersebut dapat kita pakai selamanya. Masalahnya adalah domain hanya berlaku maksimal 1 tahun. Setelah 1 tahun maka domain yang kita miliki akan kadaluarsa atau expired. Tapi tidak perlu khawatir! Kamu bisa memperpanjang domai yang sudah expired jika kamu masih ingin menggunakannya. Yuk simak ulasan dibawah ini untuk mengetahui tutorial lengkap dan mudah cara mengaktifkan domain yang sudah expired!

Tutorial Cara Mengaktifkan Domain yang Sudah Expired 

Cara Mengaktifkan Domain yang Sudah Expired

Ketika domain yang kamu miliki sudah expired tapi kamu masih ingin menggunakannya maka cara yang dapat dilakukan adalah dengan login ke client area kemudian kamu akan disuruh untuk menentukan durasi waktu, setelah itu kamu akan digiring untuk melengkapi pesanan dan melunasi tagihan. Namun masalahnya, bagaimana jika kamu sedang tidak memiliki uang? Padahal untuk memperpanjang domain yang sudah expired kamu harus mengeluarkan biaya 20 kali lipat dan mampu mencapai 2000 USD. Nah, berikut ini cara mengaktifkan domain yang sudah expired dengan mudah yang dapat kamu lakukan, simak yuk!

Hal yang harus kamu lakukan adalah dengan menggunakan jasa backorder domain. Adapun tahapan untuk dapat menggunakan Jasa Backorder Domain adalah :

1. Kamu harus melakukan pemesanan jasa backorder domain terlebih dahulu,

2. Melakukan aktivasi layanan dan juga penambahan domain ke dalam sebuah sistem monitoring backorder domain,

3. Pada tahap ini kamu akan disuruh menunggu pada jangka waktu yang ditentukan. Apabila domain yang kamu pesan tersedia maka tim akan meregistrasikan secara otomatis domain yang kamu inginkan,

4. Setelah berhasil, maka tim jasa backorder domain akan mengabari mengenai kabar baik tersebut karena domain yang kamu pesan sudah berhasil di aktifkan lagi dan layanan backorder akan di terminasi oleh tim.

Keempat cara diatas tentu saja sangat mudah dilakukan namun kamu harus membayar biasa jasa monting backorder domain seharga Rp 75.000. Harga yang dibuat tentu saja tidak semahal ketika kamu harus membayar hingga 20 kali lipat ketika kamu tidak menggunakan jasa backorder domain. Namun perlu diingat bahwa jasa backorder hanya menerima permintaan untuk domain yang sudah expired dan memasuki masa restore saja. Untuk bisa melihat status domain kita masuk dalam masa restore ataupun pending restore maka kita bisa membuka link http://whois.jux.in dan kamu bisa lihat di bagian domain status.

Baca Juga : 4 Jenis Backlink SEO untuk Optimasi Blog

Mempertahankan domain yang sudah kamu buat sebelumnya memang bukan hal yang mudah apalagi ketika kamu lupa masa aktif domain yang kamu miliki. Oleh karena itu, peka lah terhadap setiap hal kecil dari website yang kamu miliki. Hal ini karena ketika kamu lengah maka kamu bisa mengeluarkan uang dalam jumlah besar dan akan membuat kamu mendapatkan kerugian yang besar juga tentunya bila tidak mengetahui cara mengaktifkan domain yang sudah expired.

 

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *